# # # # # # # # # # # # #

New Books Release

sistem_teologi Cover_Buku_Peniel belajar
Rp 60.000,- Rp 40.000,- Rp 65.000,-
gereja Toraja Cover_Pengantar_Konseling
Rp 55.000,- Rp 40.000,- Rp 45.000,-

dr_daniel_ronda

Andrew_Brake_Books PW1
Rp 40.000,- Rp 100.000,-

Rp 40.000,-
Selamat Datang di Website Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar

Dari Meja Ketua

Kesukaan Besar untuk Seluruh Bangsa

Kesukaan Besar untuk Seluruh Bangsa
Lukas 2:10-11

• 10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
• 11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

Dalam kehidupan manusia, “kesukaan” (kadang diterjemahkan “bergembira” [Luk. 6:23], “gembira” [Luk. 8:13], “sukacita” [Luk. 15:7, 10; Gal. 5:22], “bersukacita” [Yoh. 3:39]) umumnya merujuk pada kenikmatan hidup yang memberikan kebahagiaan, seperti pengalaman kecintaan seksual, kelepasan dari masalah, atau kesuksesan secara finansial.
Dalam Perjanjian Lama, kesukaan atau sukacita, nampaknya hanya difokuskan pada bangsa Israel sebagai umat pilihan Allah dan orang-orang dari bangsa lain yang menganut agama bangsa Israel, seperti kelepasan dari perbudakan di Mesir dan pemulangan dari Babel ke Yerusalem (Kel. 18:9-11; Mzr. 98:4-6; Jer. 31:1-19).
Saat kelahiran Yesus, malaikat menyatakan perspektif yang berbeda tentang kesukaan. Malaikat berkata, “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa” (2:10). Pernyataan malaikat menunjukkan bahwa kesukaan besar bukan hanya diperuntukkan kepada bangsa Israel, tetapi lebih luas, yaitu kepada seluruh bangsa. Hal ini sejalan dengan yang dikatakan Yesus dalam Yoh. 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini … supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya ….” Yesus tidak berbicara tentang tanah Perjanjian, yaitu Kanaan, tetapi dunia. Yesus juga tidak berbicara hanya tentang umat pilihan Allah, yaitu Israel, tetapi “setiap orang yang percaya kepada-Nya ….” Dengan demikian, perkataan malaikat benar bahwa seluruh bangsa di dunia menjadi objek dari kesukaan besar dan sumbernya adalah Allah sebagai Pemberi kesukaan atau sukacita.
Ada pun isi dari kesukaan besar adalah, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (2:11). Pernyataan malaikat menunjukkan bahwa kesukaan adalah suasana atau kondisi sukacita yang didasarkan pada kenyataan rohani, yaitu Yesus adalah Juruselamat yang telah lahir bagi seluruh bangsa. Kesukaan atau sukacita bukan bersumber pada pengalaman hidup yang berasal dari lingkungan, situasi, dan keadaan yang menyenangkan atau menguntungkan, tetapi pemberian Allah di dalam Yesus Kristus kepada orang-orang percaya kepada-Nya yang memimpinnya kepada perubahan hidup secara rohani.

Demikian demikian, kesukaan besar, bukan karena kepuasan seksual, walaupun itu membuat orang yang melakukannya merasa nikmat; bukan karena kita baru menikah dan menikmati bulan madu, walaupun itu memberikan kenikmatan; bukan karena kita dapat mengalahkan orang lain, walaupun itu akan membuatkan kita senang; bukan karena memperoleh keuntungan dari apa yang kita kerjakan, walaupun itu akan membuat kita senang; tetapi karena Yesus lahir sebagai Juruselamat dalam hidup orang yang percaya kepada-Nya.
Untuk itu, setiap pribadi, dari bangsa mana pun yang memiliki Yesus, itulah pribadi yang memiliki kesukaan besar. Setiap keluarga, dari bangsa mana pun yang memiliki Yesus, itulah keluarga yang memiliki kesukaan besar. Setiap komunitas, dari kelompok mana pun yang memiliki Yesus, itulah komunitas yang memiliki kesukaan besar.
Dalam merayakan natal tahun ini, diharapkan bahwa tidak ada di kalangan orang percaya oyang menyesal karena menjadi orang Kristen. Tidak ada orang Kristen yang menyesal karena telah memiliki Yesus sebagai Juruselamat pribadinya. Setiap orang percaya seharusnya bersyukur Yesus telah datang ke dalam dunia adalah Juruselamat yang mengerjakan kesukaan besar dalam hidupnya.
Selain itu, bagi mereka yang dipanggil dalam pelayanan, diharapkan tidak ada yang menyesal karena dipanggil oleh Tuhan menjadi hamba Tuhan; tidak ada yang menyesal karena dipanggil oleh Tuhan menjadi guru agama; tidak ada yang menyesal karena ditabiskan menjadi pendeta, penginjil, vikaris; tidak ada menyesal karena terjun dalam ladang pelayanan; tidak ada orangtua yang menyesal karena anaknya dipanggil menjadi hamba Tuhan; dan tidak ada suami atau isteri yang menyesal karena pasangannya adalah seorang hamba Tuhan. Setiap pelayan atau hamba Tuhan seharusnya bersyukur karena Yesus yang memanggil mereka adalah sumber kesukaan besar dalam kehidupan pribadi dan pelayanan setiap hamba-Nya.

Dalam kisah kelahiran Juruselamat, berita kesukaan besar pertama-tama disampaikan oleh malaikat kepada para gembala yang sedang berada di padang menjaga kawanan ternak pada malam hari (2:8). Kesukaan besar adalah sebuah pesan terbesar yang pernah disampaikan oleh malaikat kepada dunia melalui para gembala, yaitu sebuah komunitas yang kecil dan rendah secara sosial.
Dalam Perjanjian Lama, awalanya, gembala adalah pekerjaan yang mulia. Pekerjaan pertama di dalam Alkitab adalah gembala yang dimiliki oleh Habel (Kej. 4). Para leluhur bangsa Israel, seperti Yakub, Musa dan Daud pernah menjadi gembala. Daud menyebut bahwa TUHAN adalah gembala yang baik (Mzr. 23). Tetapi pada abad pertama, pekerjaan sebagai gembala telah kehilangan kemasyurannya. Pekerjaan sebagai gembala telah menjadi satu pekerjaan yang rendah derajatnya di kalangan masyarakat Yahudi karena dianggap tidak bersih sehingga tidak mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan. Mereka mulai terlupakan.
Pada malam natal pertama, Allah mempercayakan pesan terbesar yang dikirim dari surga kepada kumpulan gembala. Mereka adalah orang-orang yang terlupakan, terhina, orang-orang rendahan. Apa respons mereka? Setelah para gembala mendengar pesan malaikat (2:9-14), mereka pergi menjumpai Maria, Yusuf, dan bayi Yesus (2:15). Ada pun sikap para gembala setelah menjumpai bayi Yesus adalah, “Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka” (2:20). Penekanan di sini adalah para gembala kembali “… sambil memuji dan memuliakan Allah” (ay. 20).
Untuk mengalami sukacita besar, yang wujudnya memuji dan memuliakan Allah, para gembala tidak mengganti profesi mereka untuk mengalami sukacita besar. Mereka adalah gembala yang kembali ke tempat mereka untuk bekerja dan tetap dalam profesi mereka sebagai gembala, “… sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka” (ay. 20).

Bagi kita sebagai orang percaya saat ini, jangan kita berpikir bahwa untuk mengalami kesukaan besar dan bisa memuji serta memuliakan Tuhan, harus mengganti panggilan yang telah kita terima. Jangan kita beranggapan bahwa dengan penghasilan yang lebih besar, baru mengalami kesukaan besar serta memuji dan memuliakan Allah. Dalam pelayanan-pelayanan yang kita laksanakan, jangan kita berpikir bahwa dengan beralih dari pendeta menjadi pengusaha, baru kita dapat memuji dan memuliakan Allah. Atau jangan kita menganggap bahwa dengan berubah status dari penginjil/vicaris menjadi pendeta, dari asisten gembala menjadi gembala, dari bawahan menjadi atasan, dari pengkhotbah lokal menjadi pengkotbah nasional, dari gembala gereja kecil menjadi gembala gereja besar, dari tempat kering pindah ke tempat basah, baru kita mengalami kesukaanserta dapat memuji dan memuliakan Allah. Tidak demikian. Kita memuji dan memuliakan Allah karena Yesus yang menyelamatkan dan memanggil kita menjadi hamba-Nya adalah Juruselamat yang hidup di dalam kita.
Kiranya melalui tahun ini, kita diingatkan bahwa siapa pun anda dan saya, dari mana pun asalnya, dan apa pun panggilan pekerjaan dan pelayanan yang kita laksanakan, dan di mana mun kita bekerja dan melayani, kita dapat dan tetap memuji dan memuliakan Allah karena Yesus adalah Juruselamat kita yang telah memanggil kita menjadi hamba-hamba-Nya dan yang telah mengerjakan kesukaan besar bagi kita. Dengan sukacita kita akan menjalani kehidupan Kristen kita dan dengan sukacita pula kita melaksanakan segala tanggung jawab pelayanan yang dipercayakan kepada kita.
Untuk itu, marilah kita lebih setia mendekatkan diri dengan Yesus dan konsisten membangun keintiman rohani dengan Dia agar kesukaan besar menjadi sempurna dalam diri kita dan akan memotivasi kita untuk terus memuji dan memuliakan Dia dalam segala aspek kehidupan kita. Tuhan memberkati kita semua.

Selamat Natal, 25 Desember 2017 dan Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2018.

Makassar, 10 Desember 2017
Hormat saya,


Peniel C. D. Maiaweng



 

Laporan Ketua STT Jaffray Makassar pada Wisuda Sarjana ke 43 dan Pascasarjana ke 29

Laporan Ketua STT Jaffray Makassar pada Wisuda Sarjana ke 43 dan Pascasarjana ke 29

Yth. Koordinator Kopertis Wilayah IX..
Yth. Ketua Gereja Kemah Injil Indonesia.
Yth. Pembimas Kristen Protestan Susel dan Kota Makassar
Yth. Pembicara/Pembawa Orasi Ilmiah, Pdt. Dr. Freddy Lay (Ketua Sinode GKY)
Yth. Ketua Wilayah GKII Intim I dan Ketua Derah GKII I Makassar.
Yth. Ketua PGIW Sulawesi (Pdt. Adrie Massi).
Yth. Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Jaffray.
Yth. BP Ikatan Alumni STT Jaffray Makassar.
Yth. Bapak-bapak/Ibu-ibu para Sahabat dan sponsor STT Jaffray.
Yth. Segenap civitas akademika STT Jaffray.
Yth. Para gembala dan penginjil gereja-gereja sahabat.
Yth. Segenap sivitas akademik STT Jaffray.
Yth. Orangtua/keluarga dari para wisudawan
Yang berbahagia, para wisudawan

Pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah saya untuk memberikan laporan tentang perkembangan STT Jaffray pada tahun Ajaran 2016/2017 dan yang sedang dilakukan dalam Semester Ganjil 2017/2018.

I. Kepemimpinan
A. Pada tanggal 11 telah dilaksanakan pelantikan Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Jaffray Priode 2016-2021 yang diketuai oleh Ir. Samuel Arnold Saputera.
B. Pada semester lalu, Yayasan Pendidikan Jaffray dan STT Jaffray berduka, karena telah berpulang ke rumah Bapa di sorga, Pdt. Dr. Yusuf Pangestu, yaitu salah satu penasihat Yayasan Pendidikan Jaffray yang telah banyak mencurahkan perhatian untuk pengembangan sarana dan prasarana STT Jaffray Makassar.
C. Pada tanggal 17 November 2017, Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Jaffray telah melantik segenap unsur pimpinan STT Jaffray Makassar, yang terdiri dari Wakil Ketua I, II, dan III, Direktur Pascasarjan, Ketua Prodi S3, Ketua Prodi S2 Teologi, Ketua Prodi S1 Teologi, Ketua Prodi S1 PAK, Ketua Perpustakaan, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, dan Kepala Kantor STT Jaffray.
D. Berdasarkan rapat pimpinan STT Jaffray tanggal 2 Agustus 2017, memutuskan bahwa Jabatan direktur pascasarjana yang kosong diambilalih oleh Ketua STT Jaffray untuk sementara waktu hingga awal semester Genap 2017/2018.
II. Program Studi, Wisuda, Mahasiswa, dan Alumni
A. STT Jaffray memiliki 4 Program Studi.
1. S1 Teologi terakreditasi B
2. S1 PAK terakreditasi B
3. S2 Teologi terakreditasi B
4. S3 Teologi terakreditasi B
5. Akan dilaksanakan pembentukan Panitia Reakreditasi Prodi pada awal Desember 2017.
B. Mahasiswa yang menamat tahun ini berjumlah 132.
1. Magister sebanyak 34 orang.
2. Sarjana sebanyak 98 orang.
C. Jumlah mahasiswa STT Jaffray tahun ajaran 2017/2018 sebanyak 552 orang.
1. Program Sarjana berjumlah 441 orang.
2. Program Magister berjumlah 83 orang.
3. Program Doktor berjumlah 28 orang.
D. Alumni
1. Ikatan Alumi bersama STT Jaffray Makassar telah melaksanakan Reuni dan Retreat Alumni pada tanggal 5-7 Juli 2017 dengan berlokasi di dua tempat, yaitu Kampus STT Jaffray Makassar (5 dan 7 Juli) dan Benteng Tinggi Malino (6 Juli).
2. Dalam reuni tersebut telah dilaksanakan pemilihan Ketua Ikatan Alumni periode 2017-2022, yaitu Pdt. Robert Sokoy, M.Th. Pelantikan Pengurus dilaksanakan pada tanggal 22/8/2017.
3. Pada tanggal 14 September 2017 telah dilaksanakan penyerahan alumni STT Jaffray tahun 2017 oleh Ketua STT Jaffray kepada Badan Pengurus Ikatan Alumni STT Jaffray Makassar sebanyak 132 orang.
III. Dosen dan Tenaga Kependidikan
A. Dosen
1. Jumlah dosen fulltime tetap sebanyak 18 orang.Jumlah dosen part-time tetap sebanyak 15 orang. Pada semester ini dosen tetap dan dosen tidak tetap yang melayani di STT Jaffray berjumlah 33 orang.
2. Tahun ajaran 2016/2017, STT Jaffray menyekolahkan 3 orang dosen ke jenjang S3 untuk program studi Teologi, yaitu Sdr. Nyoman Lisias F. Dju (PB) dan Ny. Tri Supartini (Praktika). STT Jaffray Sdr. Hengki Wijaya, M.Th. di UNM.
3. STT Jaffray juga akan menyekolahkan Sdr. Queency Wauran untuk bidang Teologi/Etika di luar negeri (sedang dalam proses pengupayaan sekolah dan sponsor).
4. STT Jaffray sedang menyekolahkan Sdr. Hanny Fredrick dalam program S2 Biblika di STT Jaffray.
5. Awal tahun ajaran 2017/2018, STT Jaffray telah mendatang 3 orang dosen baru yang merupakan alumni dari STT Jaffray, yaitu Pdt. Dr. Paskalinus Bustan, Pdt. Dr. Yunus Laukapitang, dan Parel Tanyid, M. Pd.K.
6. STT Jaffray telah mendatangkan seorang dosen berkembangsaan Australia, bernama Rev. Christopher Luthy dari badan misi Pioneer yang bekerja sama dengan C&MA, dan telah bergabung sejak bulan Mei 2017.
7. STT Jaffray sedang mengupayakan jumlah tetap sebanyak 24 orang untuk memenuhi kuota dosen untuk setiap program studi.
8. Periode 2016-2021, STT Jaffray Makassar sedang mengupayakan 2 orang dosen untuk memperoleh jabatan fungsional Guru Besar untuk memenuhi persyaratan akreditasi S3.
9. Rev. Adrew Brake, Ph. D., dan Mrs. Lora Brake akan melaksanakan cuti tahun sejak Juni 2017-Juni 2018.
10. STT Jaffray sedang berupaya untuk merekrut calon dosen musik dari alumni (sedapat mungkin anggota GKII) dan mencari biaya pendidikan untuk program S2 musik.
B. Karyawan
1. Jumlah karyawan STT Jaffray Makassar sebanyak 22 orang (16 orang tenaga kependidikan, 3 cleaning service, dan 3 satpam).
2. STT Jaffray Makassar telah merekrut 2 karyawan, yang berkompeten dalam bidang IT dan administrasi untuk bagian administrasi akademik dan bidang kemahasiswaan.
3. STT Jaffray telah merekrut seorang sekretaris untuk Waket III (dari mahasiswa pasca) untuk mengurus administrasi kemahasiswaan.
4. Pada semester lalu, STT Jaffray berduka karena telah berpulang ke rumah Bapa di Surga, Bpk. Waris Pribadi, yang adalah tenaga IT dan administrasi akademik.
IV. Pengembangan Kurikulum
A. STT Jaffray Makassar akan melaksanakan revisi dan pengembangan kurikulum setiap program studi yang akan disesuaikan dengan visi dan misi setiap program studi. Pembentukan Kelompok Kerja Revisi dan Pengembangan Kurikulum dilaksanakan pada akhir September 2017 yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Ivan Weismann untuk persiapan reakreditasi.
V. Pendanaan serta Sarana/Prasarana
A. Pendanaan
1. 85 % sumber pendapatan STT Jaffray Makassar adalah registrasi mahasiswa. 13 % sumber pendapatan adalah dukungan gereja-gereja sahabat, pengurus Yayasan, dan para donatur. 2 % sumber pendapatan adalah hasil penyewaan kapel, guest house, dan lapangan bulutangkis.
2. Pada bulan Januari 2017 STT Jaffray telah menaikkan gaji dosen dan karyawan sebesar 10 persen gaji pokok dan memberikan bonus pada akhir semester kepada seluruh karyawan.
B. Sarana/Prasarana
1. Bulan Februari 2017, STT Jaffray telah memulai Kamar Makan bagi mahasiswa yang sedang menampung 204 orang mahasiswa yang makan di kamar makan.
2. STT Jaffray Makassar telah membongkar salah satu rumah dosen yang sudah tua dan akan dibangun satu bangunan 3 lantai, yang mana setiap lantai terdiri dari 3 rumah. Peletakkan Batu Pertama telah dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2017. Untuk itu telah dilaksanakan perubahan gambar bangunan yang awalnya dua lantai menjadi tiga lantai dan sedang dalam proses mendapat IMB.
3. STT Jaffray telah mendapat sumbangan marmer dari PT Citatah untuk penggantian tangga lantai 1-3 serta penggantian lantai altar dan kapel. Pemasangan marmer akan dilaksanakan mulai hari ini, 16 September 2017.
4. Mulai Agustus 2017, STT Jaffray telah mengontrak ruko di samping kiri kampus untuk dijadikan asrama puteri selama dua tahun karena asrama yang ada tidak dapat menampung mahasiwa puteri yang ada.
VI. Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat
A. Penelitian
1. Berdasarkan rapat dosen lengpak awal semester ganjil 2017/2018, telah menetapkan bahwa STT akan menyisihkan 2 % dana pendidikan setiap semester sebagai dana penelitian dosen, yang proses pelaksanaannya akan diatur oleh Lembaga Penelitian dan Penerbitan berdasarkan roadmap penelitian yang dibuat oleh Lembaga Penelitian dan Penerbitan STT Jaffray. Untuk itu, STT Jaffray mewajibkan setiap dosen paling kurang melakukan penelitian dalam satu tahun ajaran.
2. STT Jaffray memiliki Jurnal Jaffray, adalah Jurnal Teologi yang telah terindeks DAOJ (Directory Open Access Journal) dan juga terindeks di DOAR (Directory of Open Access Scholarly Resources). Jurnal Jaffray hadir dalam bentuk Open Journal System. Sekarang dalam proses terakreditasi DIKTI. Alamat web: www.ojs.sttjaffray.ac.id. Jurnal Jaffray akan diajukan untuk akreditasi jurnal online pada Maret 2018.
3. Lembaga Penerbitan STT Jaffray telah mendapat hibah dari Kemenristekdikti untuk Bantuan Tatakelola Jurnal pada bulan Mei 2017 sebesar Rp 40.000.000,-
4. STT Jaffray, oleh Lembaga Penelitian dan Penerbiatan, telah melaksanakan Workshop Penulisan Jurnal Nasional Terakreditasi pada tanggal 28-29/7 di hotel The One dengan melibatkan beberapa perguruan tinggi teologi di Indonesia.
B. Pengabdian kepada Masyarakat.
1. STT Jaffray sedang mengadopsi suku Bunggu sebagai target pelayanan holistik. Telah dilaksanakan penyaluran air minum ke kampung tersebut.
2. STT Jaffray akan mengutus missionary ke Myanmar pada tahun 2020 untuk mewujudkan mimpi, pendiri STT Jaffray, Dr. R. A. Jaffray. Tahun ini adalah rencana perekrutan calon misionari.
a. Tahun ini adalah tahun rencana perekrutan. Ketua telah memiliki beberapa kandidat. Dari beberapa kandidat yang ada, ketua telah berbicara dengan seorang mahasiswa yang akan tamat pada tahun ini, dan minggu depan, ketua akan berbicara dengan kandidat yang lain. Nantinya, dari sekian banyak kandidat yang telah dihubungi, akan dinilai pelayanan mereka selama satu tahun, dan hanya dua orang yang akan dipilih untuk diutus sebagai misionari ke Myanmar.
b. Dalam rapat dosen lengkap awal semester genap 2016/2017, telah memutuskan bahwa STT Jaffray akan menyisihkan 2% dari pemasukan BPP setiap sebagai modal awal pelaksanaan misi Myanmar.
3. Pada liburan Juni-Juli 2017, STT Jaffray telah mengutus 9 tim PkM, ke daerah-daerah untuk pelayanan di daerah yang dikunjungi sekaligus melaksanakan promosi sekolah, yaitu Krayan-Kaltara, Mentarang-Kaltara, Simbuang-Sulsel, Sanger-Sulut, Kaimana-Papua, Mamuju-Sulbar.
VII. Kerjasama
A. Kerjasama dalam negeri.
1. STT Jaffray memiliki kerja sama dengan semua sekolah teologi GKII di Indonesia.
2. STT Jaffray memiliki kerja sama dengan GKY (dibuat oleh GKII Pusat).
3. Umumnya kerja sama yang ada dengan gereja-gereja, yayasan-yayasan, dan pribadi-pribadi tertentu, sifatnya adalah relasi dalam memberikan dukungan kepada STT Jaffray.
B. Kerjasama luar negeri.
1. STT Jaffray masih memiliki kerja sama dengan C&MA Amerika dengan mendatangkan Rev. Adrew Brake, Ph. D., dan Miss. Lora Brake, MA.
2. STT Jaffray masih memiliki kerja sama dengan Hosanna Presbyterian Church South Koea dengan adanya Rev. Daniel Keum dan Ibu.
3. STT Jaffray akan membuat MoU dengan Pioneer Australia, dengan mendatangkan Rohaniawan
4. STT Jaffray bekerja sama dengan Christian and Missionary Alliance Belanda dengan mendatang Rohaniawan ….
5. STT Jaffray masih bekerja sama dengan ABS Hongkong untuk melaksanakan Kuliah dalam bahasa Mandarin tanggal 4-9/9 (3-10/9), yang dikoordinasikan oleh Waket I. ABS Hongkong siap bekerja sama untuk pengutusan seorang dosen/mahasiswa kuliah mandarin selama satu semester, sebagai persiapan untuk kemandirian kelas Mandarin di STT Jaffray Makassar. Untuk ini, akan dibuka kelas mandarin pada semester ini bagi mahasiswa yang berminat, yang pembiayaannya akan diatur oleh bagian keuangan. Kelas mandarin sedang diupayan menjadi prioritas karena peluang pelayanan misi untuk orang Indonesia di Hongkong, Taiwan, dan Indonesia.
VIII. Kamar Makan
A. Semerter genap 2016/2017, STT Jaffray telah membuka kamar makan bagi mahasiswa yang tinggal di asrama, dengan harga Rp 8000 perhari (untuk sementara).
B. STT Jaffray mendapat sumbangan beras sebayak 1000 Kg dari PT Citatah sejak Februari 2017. Mulai tanggai 1 Mei 2017, Sinoge GKY akan memberi sumbangan beras sebanyak 1500 Kg perbulan. Dengan demikian setiap bulan STT Jaffray Makassar akan mendapat bantuan beras sebanyak 2.5 ton. Bantuan ini diberikan selama satu tahun dan akan ditinjau kembali.
C. Semester ganjil 2017/2018, kamar makan telah dibuka kembali, dengan harga Rp 1.500.000,- untuk satu semester (tiga kali makan), yang pengelolaannya diatur oleh Wakil Ketua III.
IX. Jaffray Retreat Center.
A. STT Jaffray telah ditunjuk oleh BPP GKII untuk mengelola Jaffray Retreat Center di Malino Benteng Tinggi.
B. Untuk itu, telah dibentuk Panitia Pembangunan JRC yang diketuai oleh Pdt. Leonard Sumule, Ph. D dan panitia telah dilantik pada tanggal 5 Juli 2017. Sekarang dalam proses pengurusan sertifikat tanah dan Ijin Mendirikan Bangunan.
X. Lain-lain
A. STT Jaffray bekerja sama dengan GKY danYayasan Obor Indonesia akan melaksanakan seminar kebangsaan pada tanggal 19/8 dengan mendatangkan Gus Nuril.
B. Pembentukan Panitia Reakreditasi akan dilaksanakan pada awal Desember 2017.
C. Akan dilaksanakan hari misi pada pertengahan setiap semester. Kegiatannya akan diatur oleh Majelis Kapel dan LMPM.
D. STT Jaffray akan melaksanakan pencatatan ulang semua aset untuk dilaporkan kepada akuntan publik.
E. Juli 2018, Persetia akan melaksanakan Kuliah Alih Tahun untuk mahasiswa pascasarjana. Pengaturannya akan dilaksanakan oleh Direktur Pasca yang baru bersama Dirlak Persetia.

Pada akhirnya, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah mendukung STT Jaffray. Terima kasih kepada Gereja Kemah Injil Indonesia sebagai pemilik STT Jaffray Makassar. Terima kasih kepada semua gereja pendukung, Terima kasih kepada pribadi-pribadi yang setia mendukung STT Jaffray, BP Yayasan Pendidikan Jaffray. Terima kasih kepada rekan-rekan pimpinan, dosen, dan karyawan STT Jaffray Makassar atas kerja samanya dalam mendukung semua program pengembangan STT Jaffray.
Demikian laporan saya selaku ketua STT Jaffray Makassar tahun ajaran 2016/2017 dan awal semester ganjil 2017/2018. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih. Tuhan memberkati kita semua.

Makassar, 16 September 2017.
Ketua,


Pdt. Dr. Peniel C. D. Maiaweng

 

Laporan Ketua STT Jaffray Semester Genap 2016/2017

LAPORAN KETUA STT JAFFRAY SEMESTER GENAP 2016/2017

Melewati semester genap 2016/2017 adalah semester pertama kepemimpinan STT Jaffray periode 2016-2021. Untuk memulai perjalanan kepemimpinan periode ini, telah dilaksanakan pemilihan dan pelantikan Pengurus Yayasan Pendidikan Jaffray Periode 2016-2021 dan Pimpinan STT Jaffray Makassar periode 2016-2021.

Pengurus Yayasan Pendidikan Jaffray
Penasihat : Pdt. Dr. Daniel Ronda
Pdt. Dr. Yusuf Pangestu
Ketua : Ir. Samuel Arnold
Sekretaris : dr. Simon Tarigan, Sp. THT., M. Th.
Bendahara : Ny. Agatha Merry Chandra, SE., M. Si.
Anggota : Ny. Meilly Lunanta, M. Th.
dr. Handoko T. Sp. P.
Bpk. Ichiro Harijanto
Bpk. Jefry Tjuandy
Pdt. Paulus Santosa, M. Min.
Drs. Patampa
Pdt. Dr. Peniel Maiaweng
Pelantikan Pengurus Yayasan Pendidikan Jaffray dilaksanakan pada tanggal 11 November 2017 oleh Ketua Gereja Kemah Injil Indonesia, Pdt. Dr. Daniel Ronda.

Pimpinan STT Jaffray Makassar:
Ketua : Pdt. Dr. Peniel C. D. Maiaweng
Wakil Ketua I : Pdt. Dr. Ivan Th. Wiesmann, M.Hum.
Wakil Ketua II : Pdt. Robi Panggarra, M.Th.
Wakil Ketua III : Ny. Tri Supartini, M.Th.
Direktur Pascasarjana : Pdt. Dr. Peniel C. D. Maiaweng (pjs).
Ketua Prodi S1 Teologi : Hengki Wijaya, M. Th.
Ketua Prodi S1 PAK : Pdt. Dr. Ivan Th. Weismaan, M.Hum.
Ketua Prodi S2 Teologi : Pdt. Leonard Sumule, Ph.D.
Ketua Prodi S3 Teologi : Pdt. Peniel C. D. Maiaweng
Kepala Kantor STTJ : Pdt. Zeth Tuhumury, M. Th.
Kepala Perpustakaan : Johana Beatris Tumbol, SE, M.Si.
Kepala LPMI : Christina Ukung, MA.
Kepala LMPM : Hanny Frederik, S.Th. (pjs)
Kepala Penerbitan/Penelitian : Hengki Wijaya, M.Th.
Pelantikan Pimpinan Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar dilaksanakan pada tanggal 17 November 2017 oleh Ir. Samuel Arnold Saputera, Ketua Yayasan Pendidikan Jaffray.

I.Mahasiswa dan Alumni
A.Mahasiswa
1.Jumlah mahasiswa S1 adalah 447, yang terdiri dari:
a. Teologi : 196
b. PAK : 143
c. PAR : 45
d. Musik : 63
2.Jumlah mahasiswa S2 adalah 63, yang terdiri dari:
a. Biblika : 9
b. Teologi : 16
c. PAK : 13
d. Konseling: 17
e. HCD : 8
3.Jumlah Mahasiswa S3 adalah 27
Total keseluruhan adalah 537.

B. Alumni
1.Ketua Alumni STT Jaffray Makassar terus menggalang alumni di berbagai daerah dan membentuk pengurus alumni perdaerah.
2.Ikatan Alumi bersama STT Jaffray Makassar akan melaksanakan Reuni dan Retreat Alumni pada tanggal 5-7 Juli 2017 dengan berlokasi di dua tempat, yaitu Kampus STT Jaffray Makassar dan Benteng Tinggi Malino.

II.Dosen dan Tenaga Kependidikan
A. Dosen
1.Jumlah dosen fulltime tetap sebanyak 15 orang. Jumlah dosen part-time tetap sebanyak 18 orang. Jumlah dosen tamu tetap untuk program pascasarjana untuk semua konsentrasi sebanyak 15 orang.
2.Semester genap 2016/2017, STT Jaffray sedang menyekolahkan 2 orang dosen ke jenjang S3 untuk program studi Teologi, yaitu Sdr. Nyoman Lisanias (PB) dan Ny. Tri Supartini (Praktika). STT Jaffray juga akan menyekolahkan 2 orang dosen lainnya pada tahuan ajaran baru ke jenjang S3, yaitu Sdr. Queency Christie Wauran (Etika) dan Sdr. Hengki Wijaya (Pendidikan).
3.Pada Desember 2016, salah seorang dosen senior telah pensiun. Pada akhir Maret 2017, satu orang dosen tetap telah mengajukan permohonan pengunduran diri dan telah disetuji oleh Yayasan Pendidikan Jaffray.
4.STT Jaffray akan menambahkan dua orang dosen bergelar Doktor, Pdt. Dr. Paskalinus Bustan dan Pdt. Dr. Yunus Laukapitang untuk memperkuat komposisi pengajar program pascasarjana; dan satu orang dosen PAK, yaitu Parel Tanyid, M. Pd.K.
5.STT Jaffray sedang mengupayakan jumlah tetap sebanyak 24 orang untuk memenuhi kuota dosen untuk setiap program studi.
6.Periode 2016-2021, STT Jaffray Makassar sedang mengupayakan 2 orang dosen untuk memperoleh jabatan fungsional Guru Besar.
7.Rev. Adrew Brake, Ph.D., dan Mrs. Lora Brake akan melaksanakan cuti tahun sejak Juni 2017-Juni 2018.
8.STT Jaffray memperoleh seorang dosen berkembangsaan Australia, bernama Rev. Christopher Luthy dari badan misi Pioneer yang bekerja sama dengan C&MA. Beliau bergabung dengan STT Jaffray mulai bulan Mei 2017.

B. Karyawan
1.Jumlah karyawan STT Jaffray Makassar sebanyak 22 orang (16 orang tenaga kependidikan, 3 cleaning service, dan 3 satpam).
2.Pada bulan November 2017 melaksanakan rotasi tugas tenaga kependidikan dalam lingkup kerja untuk penyegaran dan peningkatan kinerja.
3.STT Jaffray Makassar akan menambahkan dua karyawan, yang berkompeten dalam bidang IT dan administrasi.

III.Pengembangan Kurikulum
A.STT Jaffray Makassar akan membentuk tim revisi dan pengembangan kurikulum setiap program studi yang akan disesuaikan dengan visi dan misi setiap program studi.
B.Pembentukan Kelompok Kerja Revisi dan Pengembangan Kurikulum dilaksanakan pada akhir Juni 2017.

IV.Pendanaan serta Sarana/Prasarana
A.Pendanaan
1.85 % sumber pendapatan STT Jaffray Makassar adalah registrasi mahasiswa. 13 % sumber pendapatan adalah dukungan gereja-gereja sahabat, pengurus Yayasan, dan para donatur. 2 % sumber pendapatan adalah hasil penyewaan kapel dan guest house.
2.STT Jaffray mendapat sumbangan beras sebayak 1000 Kg dari PT Citatah sejak Februari 2017. Mulai tanggai 1 Mei 2017, Sinoge GKY akan memberi sumbangan beras sebanyak 1500 Kg perbulan. Dengan demikian setiap bulan STT Jaffray Makassar akan mendapat bantuan beras sebanyak 2.5 ton.
3.Bersyukur untuk beberapa mitra yang baru yang telah mendukung STT Jaffray.

B.Sarana/Prasarana
1.Bulan Februari 2017, STT Jaffray telah memulai Kamar Makan bagi mahasiswa.
2.STT Jaffray Makassar telah membongkar salah satu rumah dosen yang sudah tua dan akan dibangun satu bangunan 2 lantai, yang mana lantai 1 terdiri dari 3 rumah dan lantai 2 terdiri dari 3 rumah. Peletakkan Batu Pertama dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2017 bertepatan dengan Pembukaan Reuni/Ret-reat Alumni STT Jaffray Makassar. Biaya yang diperlukan untuk pembangunan tersebut sebesar Rp 2M.
3.STT Jaffray mendapat sumbangan marmer dari PT Citatah untuk tangga lantai 1-3 serta untuk altar dan kapel.

V.Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama
A.Penelitian
1.Setiap dosen diwajibkan untuk melakukan penelitian paling kurang sekali dalam setahun. Direncanakan 2 % dari penghasilan STT Jaffray akan digunakan untuk dana penelitian dosen.
2.STT Jaffray memiliki Jurnal Jaffray adalah Jurnal Teologi pertama di Indonesia yang telah terindeks DAOJ (Directory Open Access Journal) dan juga terindeks di DOAR (Directory of Open Access Scholarly Resources). Jurnal Jaffray hadir dalam bentuk Open Journal System. Sekarang dalam proses terakreditasi DIKTI. Alamat web: www.ojs.sttjaffray.ac.id. Saat ini Jurnal Jaffray menerima Hibah Tata Kelola Jurnal dari Kemenristekdikti tahun 2017 dengan alokasi dana Rp 40 juta rupiah.

B.Misi dan Pengabdian kepada Masyarakat.
1.STT Jaffray akan mengadopsi suku Bunggu sebagai target pelayanan holistik. Sedang diupayakan penyaluran air minum ke kampung.
2.STT Jaffray akan mengutus missionary ke Myanmar pada tahun 2020 untuk mewujudkan rencana Dr. R. A. Jaffray yang terungkap dari mulutnya sebelum ia dipanggil Tuhan. Tahun ini adalah rencana perekrutan calon misionari. STT Jaffray akan menyisihkan 2% dari pemasukan BPP sebagai modal awal pelaksanaan misi Myanmar.
3.Pada semester ini, STT Jaffray mengutus 9 tim ke daerah-daerah untuk pelayanan di daerah yang dikunjungi sekaligus melaksanakan promosi sekolah, yaitu Krayan-Kaltara, Simbuang-Sulsel, Sanger-Sulut, Kaimana-Papua, Mamuju-Sulbar,
VI.Kamar Makan
1.Semerter genap 2016/2017, STT Jaffray telah membuka kamar makan bagi mahasiswa yang tinggal di asrama, dengan harga Rp 8000 perhari (untuk sementara).
2.Semester ganjil 2017/2018, kamar makan akan dibuka kembali, dengan harga Rp 1.500.000,- untuk satu semester (tiga kali makan).

Demikian informasi dari STT Jaffray Makassar Semester Genap 2016/2017.

Makassar, 15 Juni 2017.
Ketua,



Pdt. Dr. Peniel C. D. Maiaweng


 

Memperingati Kenaikan Tuhan Yesus Ke Sorga

Shalom, para mitra, sahabat, gereja pendukung STT Jaffray Makassar. Kita baru saja merayakan kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga. Salah satu pesan yang ditinggalkan Yesus bagi murid-murid-Nya adalah “dibaptis dengan Roh Kudus.”  Kisah 1:4-5, “Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang -- demikian kata-Nya -- "telah kamu dengar dari pada-Ku. Â Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”
Yerusalem adalah tempat terakhir bagi Yesus dan murid-murid-Nya melaksanakan pelayanan. Yesus pernah menangisi Yerusalem. Yesus pergi ke Yerusalem hanya untuk mati di sana. Tetapi setelah Yesus bangkit, Yesus berpesan kepada murid-murid-Nya agar tidak meninggalkan Yerusalem, dengan pesan bahwa mereka akan dibaptis dengan Roh Kudus.
Pada waktu Yesus dibaptis, Yohanes Pembaptis berkata, “Sesungguhnya, aku membaptis kamu dalam air untuk pertobatan, tetapi yang datang sesudah aku, Dia lebih berkuasa daripada aku, yang tentang Dia, aku tidak layak untuk membawa kasut-Nya; Dia akan membaptis kamu dalam Roh Kudus dan api” (Mat. 3:11). Inilah janji kepada orang-orang yang telah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. Janji ini disampaikan lagi oleh Yesus sesaat sebelum Ia naik ke sorga.
“Dibaptis dengan Roh,” secara harfiah berarti “ditenggelamkan dengan Roh Kudus.” Tetapi makna dari “dibaptis dengan Roh Kudus” bukan berarti “ditenggelamkan” bersama Roh Kudus di dalam air. “Dibaptis dengan Roh Kudus” adalah pekerjaan Allah secara langsung dalam diri murid-murid saat itu. Wujudnya adalah pencurahan Roh Kudus dan murid-murid berbicara dalam bahasa-bahasa orang-orang yang hadir di Yerusalem saat merayakan hari Pentakosta (2:1-13). Dalam konteks Kisah Para Rasul, “dibaptis dengan Roh Kudus”adalah “memampukan menjadi saksi,” yang mana Roh ada bersama para murid dan melengkapi mereka dengan kuasa dan karunia untuk melayani dan melakukan berbagai perbuatan, mujizat, dan tanda-tanda.
Roh ada bersama para murid dan memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi berbagai penolakan dalam pelayanan yang mereka laksanakan (ada yang dipenjara, didera, dibenci, diusir, dibunuh). Roh ada bersama para murid dan memberikan kemampuan untuk melayani sampai akhir hidup mereka (para murid tidak pantang menyerah; mereka setia melayani hingga akhir hidup mereka). Â Semua ini dialami oleh murid-murid Yesus dalam Kisah Para Rasul.
Salah satu contoh adalah Stefanus. Ia adalah seorang yang penuh dengan Roh (Kisah 6:5). Ia penuh dengan karunia dan kuasa serta mengadakan banyak mujizat dan tanda-tanda (Kisah 6:8). Dalam Kisah 7:55, “Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.” Stefanus dalam keadaan nyaris mati, tetapi Roh Kudus ada bersamanya untuk mengokohkannya dan memampukannya untuk menghadapi situasi yang kejam dengan tabah dan ia siap menerima akibatnya.
Bagi kita saat ini, “dibaptis dengan Roh Kudus” berarti kita dijadikan saksi Kristus, yang di dalamnya, Roh menyatakan kuasa dan karunia untuk dapat melaksanakan pelayanan secara efektif, dan memampukan kita untuk siap menerima konsekuensi sebagai saksi dan pelayan Kristus dalam pelayanan dan kesaksian kita di mana pun kita berada.
Untuk itu, dalam merayakan Kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, kita sebagai orang-orang percaya semakin berserah kepada Roh Kudus untuk dilengkapi dengan kuasa dan karunia untuk melayani secara efektif bagi kemuliaan Tuhan. Kita pun diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan oleh Roh Kudus dalam menerima konsekuensi-konsekuensi yang merugikan kita karena kekristenan dan kesaksian kita dengan sukacita.
Tuhan kiranya melengkapi para dosen, karyawan, mahasiswa, para alumni, dan semua mitra dengan kuasa Roh Kudus sehingga kuasa pelayanan dan kesaksian menjadi bagian dalam kehidupan pelayanan masing-masing pribadi di mana pun berada. Tuhan memberkati.
 

Page 1 of 10

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
  

Alamat Sekolah
Jl. G. Merapi 103 Makassar, 90114
Sulawesi Selatan, Indonesia
Email: sttjaffray@yahoo.com
Telp. 0411-3624129
Fax. 0411-3629549

Kontak Pascasarjana:
Email: pascasarjana.sttj@ymail.com
Telp/Fax. 0411-3619757

Copyright © 2012 Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar. All Rights Reserved